JAGATRAYA

https://www.instagram.com/ahmadnurshodik/?hl=en

JAGATRAYA

Gelar Haul Ke-42 dan Ke-15: Ribuan masyarakat Padati Komplek Makam Syekh Sanusi, Meriah dengan nilai religi Seni Budaya


 

Banjar, 7 Februari 2026 – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Komplek Makam Syekh Sanusi, Langensari, Kota Banjar, selama tiga hari penuh (5-7 Februari 2026). Ribuan umat Islam dan para peziaroh dari berbagai penjuru berkumpul untuk memperingati Haul ke-42 Syekh Sanusi sekaligus Haul ke-15 Syekh Sadun Sanusi, dua ulama kharismatik ini sebagai tokoh pejuang wilayah kecamatan Langensari Kota Banjar dan sekitarnya sekaligus sebagai pendiri Pondok Pesantren Arriyadhoh Assanusiyah. Acara yang berlangsung meriah dan penuh hikmah ini menjadi bukti nyata kuatnya tali silaturahmi dan kecintaan masyarakat terhadap para Auliya Alloh.

 

Rangkaian kegiatan dimulai sejak kamis (5/2) pagi, dengan dibukanya Bazaar UMKM yang menampilkan produk kreatif dan kuliner khas warga setempat. Gelaran ini menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus juga ajang memperkuat kebersamaan. Seiring matahari terbenam, panggung utama mulai diisi  dengan kegiatan  Pentas Seni Islami yang menyedot perhatian pengunjung, dilanjutkan dengan lantunan Gema Sholawat Gambus Islami yang menghanyutkan suasana malam yang syahdu penuh khidmat.

Hari kedua, Jumat (6/2), rangkaian keramaian semakin nyata. malam  hari di isi dengan kegiatan parade bedug warna-warni kreasi masyarakat kemudian meramaikan jalanan menuju komplek makam dalam Parade Bedug yang spektakuler, dengan diiringi lantunan dzikir dan sholawat. Malam harinya, diisi penampilan kesenian tradisional Sunda Pagelaran Wayang Golek dengan menyuguhkan kisah islami perjuangan Syekh Sanusi dalam berdakwah diwilayah Langensari dan sekitarnya yang berhasil memukau penonton dari segala usia, menyampaikan pesan dakwah dengan suguhan media budaya lokal yang apik.

Acara puncak pada Sabtu (7/2) menjadi klimaks kegiatan yang diwarnai dengan pawai alegoris yang diikuti oleh masyarakat sekitar dan lembaga-lembaga yang ada dilingkungan setempat, MTs Assanusiyah dan MA Assanusiyah juga ikut serta memeriahkan semarak Haul yang digelar tersebut, Parade sepeda yang penuh keriangan para peserta. dengan semangat sehat melalui kegiatan unik  “Ngontel” (onthel klasik) dan Gowes yang diikuti oleh puluhan komunitas pesepeda bersama masyarakat. turut hadir pula para peserta onthelis dari daerah sekitar seperti dari Banjarnegara Jawa Tengah, pada Malam harinya diawali dengan rangkaian kegiatan Khotmil Kutub yang dibawakan secara khusyuk oleh para Santriwan-Santriwati Pondok Pesantren Arriyadhoh Assanusiyah, ini sebagai wujud nyata menjaga dan mengamalkan  tradisi keilmuan. ritual penutupan kitab ini menyimbolkan kesinambungan estafet ilmu dari para pendiri.

 

Dalam kegiatan Haul ini dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar H. Supriana, dan menyampaikan sambutanya serta mengucapakan ribuan terimaksih atas terselengaranya kegiatan Haul Syekh Sanusi ke-42 dan Syekh Sadun Sanusi ke-15 ini sebagai wujud nyata pembangunan Sumber Daya Manusia Kota Banjar yang Masagi dan Berdaya yang selalu berinovasi dan menjaga tradisi.  yang dilanjutkan dengan kegiatan  Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah seorang ulama kharismatik dari Jawa Tengah. Dengan tema mengangkat teladan akhlak dan perjuangan Syekh Sanusi serta Syekh Sadun Sanusi, ceramah keagamaan tersebut berhasil menyentuh hati ribuan jamaah yang memadati area makam hingga meluber ke jalan. Suasana haru dan khusyuk terasa kuat saat doa bersama dipanjatkan untuk kedua almarhum ulama dan seluruh umat Islam.

Ketua Panitia Haul, dalam sambutannya menyampaikan, “Haul ini bukan sekadar ritual, tetapi napak tilas perjuangan, penyegaran ikrar untuk melanjutkan dakwah beliau berdua melalui nilai pendidikan, ekonomi umat, sosial dan pelestarian budaya islami. Kehadiran massa yang luar biasa ini adalah bukti cinta yang takakan pernah pudar.”

Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib berkat sinergi dan kontribusi bersama antara masyarakat panitia, pondok pesantren, pemerintah dan aparat setempat , serta para relawan donatur. Haul kali ini sukses menjadi wahana silaturahmi bersama, menggabungkan tradisi keagamaan, penguatan ekonomi lokal, pelestarian seni budaya, dan gaya hidup sehat dalam satu balutan harmoni yang indah dan mengukuhkan Komplek Makam Syekh Sanusi sebagai salah satu pusat spiritual dan seni budaya yang harus kita jaga bersama di Jawa Barat tercinta ini.

-by.Jagatraya

Posting Komentar

0 Komentar