Banjar, 7 Februari 2026 – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Komplek Makam Syekh Sanusi, Langensari, Kota Banjar, selama tiga hari penuh (5-7 Februari 2026). Ribuan umat Islam dan para peziaroh dari berbagai penjuru berkumpul untuk memperingati Haul ke-42 Syekh Sanusi sekaligus Haul ke-15 Syekh Sadun Sanusi, dua ulama kharismatik ini sebagai tokoh pejuang wilayah kecamatan Langensari Kota Banjar dan sekitarnya sekaligus sebagai pendiri Pondok Pesantren Arriyadhoh Assanusiyah. Acara yang berlangsung meriah dan penuh hikmah ini menjadi bukti nyata kuatnya tali silaturahmi dan kecintaan masyarakat terhadap para Auliya Alloh.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak kamis (5/2) pagi, dengan dibukanya Bazaar UMKM yang menampilkan produk kreatif dan kuliner khas warga setempat. Gelaran ini menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus juga ajang memperkuat kebersamaan. Seiring matahari terbenam, panggung utama mulai diisi dengan kegiatan Pentas Seni Islami yang menyedot perhatian pengunjung, dilanjutkan dengan lantunan Gema Sholawat Gambus Islami yang menghanyutkan suasana malam yang syahdu penuh khidmat.
Hari kedua, Jumat (6/2), rangkaian keramaian semakin nyata.
malam hari di isi dengan kegiatan parade
bedug warna-warni kreasi masyarakat kemudian meramaikan jalanan menuju komplek
makam dalam Parade Bedug yang
spektakuler, dengan diiringi lantunan dzikir dan sholawat. Malam harinya, diisi
penampilan kesenian tradisional Sunda Pagelaran Wayang Golek dengan
menyuguhkan kisah islami perjuangan Syekh Sanusi dalam berdakwah diwilayah
Langensari dan sekitarnya yang berhasil memukau penonton dari segala usia,
menyampaikan pesan dakwah dengan suguhan media budaya lokal yang apik.
Ketua Panitia Haul, dalam sambutannya menyampaikan, “Haul ini
bukan sekadar ritual, tetapi napak tilas perjuangan, penyegaran ikrar untuk
melanjutkan dakwah beliau berdua melalui nilai pendidikan, ekonomi umat, sosial
dan pelestarian budaya islami. Kehadiran massa yang luar biasa ini adalah bukti
cinta yang takakan pernah pudar.”
Kegiatan berjalan dengan lancar
dan tertib berkat sinergi dan kontribusi bersama antara masyarakat panitia,
pondok pesantren, pemerintah dan aparat setempat , serta para relawan donatur.
Haul kali ini sukses menjadi wahana silaturahmi bersama, menggabungkan tradisi
keagamaan, penguatan ekonomi lokal, pelestarian seni budaya, dan gaya hidup
sehat dalam satu balutan harmoni yang indah dan mengukuhkan Komplek Makam Syekh
Sanusi sebagai salah satu pusat spiritual dan seni budaya yang harus kita jaga bersama
di Jawa Barat tercinta ini.
-by.Jagatraya
0 Komentar